Quotes Bijak Gus Dur Terbaik Lengkap

Dr.(H.C.) K. H. Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal dengan sapaan Gus Dur adalah seorang tokoh politik muslim yang juga mantan Presiden Republik Indonesia ke-4. Gus Dur dikenal sebagai negarawan yang toleran. Bahkan mendapatkan julukan presiden segala umat atau bapak pluralitas Indonesia. Dengan gaya khas yang nyeleneh, dan santai, tidak jarang Gus Dur membuat keputusan yang kontroversi

Kumpulan Kata-kata Bijak Gus Dur Untuk Caption
Kumpulan Kata-kata Bijak Gus Dur Untuk Caption

Banyak tulisan Gus Dur baik berupa artikel maupun opini yang dimuat di media-media lokal maupun mancanegara. Oleh karena itu tidak sedikit kutipan atau quotes terkenal Gus Dur yang membekas dihati rakyat Indonesia. Kata-kata Gus Dur mengenai agama dan kemajemukan, tentang politik maupun tentang kehidupan.

Berikut alfabetis.com berikan 100+ kata-kata lucu Gus Dur terbaik dan inspiratif secara lebih lengkap. Bisa dijadikan caption di media sosial pribadi seperti Instagram, Facebook, Twitter dan lain-lain.

Kata-Kata Gusdur Tentang Agama dan Keberagaman

Semakin tinggi ilmu seseorang, maka semakin tinggi toleransinya.
Esensi Islam tidak terletak pada pakaian yang dikenakan, melainkan pada akhlak yang dilaksanakan.
Peran agama sesungguhnya membuat orang sadar akan fakta bahwa dirinya bagian dari umat manusia dan alam semesta.
Jika kita merasa Muslim terhormat, maka kita akan berpuasa dengan menghormati orang yang tidak puasa.
Memuliakan manusia berarti memuliakan penciptanya. Merendahkan manusia berarti merendahkan dan menistakan penciptanya.
Tidak penting apa agama dan sukumu, kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua manusia, maka orang tidak pernah tanya apa agamamu.
Islam datang bukan untuk mengubah budaya leluhur kita jadi budaya Arab. Bukan untuk aku jadi ana, sampeyan jadi antum, sedulur jadi akhi. Kita pertahankan milik kita, kita harus filtrasi budayanya, tapi bukan ajarannya.
Kita harus mengubah moralitas masyarakat dengan sabar, agar sesuai dengan ajaran-ajaran Islam yang kita yakini kebenarannya, dengan memberikan contoh yang baik bagi wahana utama moralitas yang berlaku di tengah-tengah masyarkat.
Kosmopolitanisme peradaban Islam tercapai atau berada pada titik optimal, manakala tercapai keseimbangan antara kecenderungan normatif kaum Muslim dan kebebasan berpikir semua warga masyarakat (termasuk mereka yana non-Muslim).
Al-Qur'an sudah menetapkan agama yang benar disisi Allah adalah Islam. Namun tidak berarti negara tidak boleh memberikan perlakuan yang sama kepada semua agama.
Agama mengajarkan pesan-pesan damai dan ekstremis memutarbalikannya.
Tuhan tidak perlu di bela karena DIA yang Maha Kuasa.
Tentang kecintaan, kasih sayang, penghargaan yang tulus kepada umat manusia, apa pun agama atau keyakinannya pada dasarnya sama-sama mengabdi pada manusia. Hanya ajarannya yang berbeda.
Bukankah masalah ketuhanan memang rumit? Mungkin sengaja dibuat rumit oleh Tuhan, agar kita tertuntut untuk senantiasa berada dalam upaya pencarian hakikat-Nya, walaupun itu tidak akan pernah tercapai. Upayanya yang penting, bukan tercapainya hasil mutlak.
Agama jangan jauh dari kemanusiaan.

Baca Juga: Kata-kata Andrea Hirata penuh Inspirasi & Penambah Semangat

Keragaman adalah keniscayaan akan hukum Tuhan atas ciptaan-Nya.
Allah itu maha besar. Ia tidak memerlukan pembuktian akan kebesaran-Nya. Ia Maha Besar karena Ia ada, apapun yang diperbuat orang atas diri-Nya, sama sekali tidak ada pengaruhnya atas wujud-Nya dan atas kekuasaan-Nya.
Kita butuh Islam yang ramah bukan Islam yang Marah.
Kalau sekarang ini ada yang menjelekkan nama Islam, kita didik agar membawa nama Islam yang damai.
Semakin tinggi martabat manusia yang menjadi pemeluknya maka semakin tinggi pula martabat agama itu sendiri.
Islam itu tidak perlu dikerek jadi bendera.
Islam di Indonesia itu timbul dari basis kebudayaan. Jika itu dihilangkan, maka kemungkinannya ada dua, yaitu pertama kebudayaan akan mati, kedua Islam akan hancur. Pesan saya, jadilah pemikir yang sehat.
Berkat perbedaan, semuanya jadi terang benderang.
Dari sudut agama, saya ingin mengingatkan, agar ketidaksenangan kita terhadap seseorang atau suatu kaum jangan sampai menyebabkan kita berlaku tidak adil dalam memutuskan sesuatu.
Perbedaan dalam berbagai hal termasuk aliran dan agama, sebaiknya diterima karena itu bukan sesuatu masalah.

Baca Juga: Kata-kata Mutiara Dee Lestari Tentang Cinta Bermakna Dalam

Kata-Kata Gusdur Tentang Bangsa dan Politik

Yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan.
Hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia: patung polisi, polisi tidur, dan Hoegeng.
Demokrasi harus berlandaskan kedaulatan hukum dan persamaan setiap warga negara tenpa mebedakan latar belakang ras, suku agama dan asal muasal, di muka-undang-undang.
Bangsa ini menjadi penakut! Karena tidak berani dan tidak mau bertindak menghukum yang bersalah.
Mahdinisme, dalam pengertian historisnya selalu hanya dianggap sebagai protes politik. Tetapi sebenarnya gerakan ini pada dirinya adalah protes sosial, walaupun biasanya memiliki kaitan dengan dan didasarkan atas klaim politik.
Tidak ada jabatan di dunia ini yang perlu dipertahankan mati-matian.
Kemajemukan harus bisa diterima, tanpa ada perbedaan.
Tujuh puluh persen wilayah Indonesia adalah air asin, karena itu mengapa kita mengimpor garam? Okelah kalau bodoh, tapi mengapa sengaja bodoh?
Islam yes, partai politik (islam) no.
Keberhasilan pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam mensejahterakan umat yang mereka pimpin.
Negara ini paling kaya di dunia, tetapi sekarang jadi paling melarat, karena koruptor tidak ditindak.
Membiarkan terjadinya korupsi besar-besaran dengan menyibukkan diri dengan ritus-ritus hanya akan berarti membiarkan berlangsungnya proses pemiskinan bangsa yang semakin melaju.

Baca Juga: Kumpulan Kata-kata Soe Hok Gie tentang Alam dan Pendakian

Mari kita bangun bangsa dan hindarkan dari pertikaian yang sering terjadi dalam sejarah, inilah tugas kesejarahan kita yang tidak boleh kita lupa.
Di negeri kita demokrasi belum lagi tegak dengan kokoh masih lebih berupa hiasan luar bersifat kosmetik daripada sikap yang melandasi pengaturan hidup yang sesungguhnya.
Sejarah lama kita sebagai bangsa memang sangat menarik. Rasa tertarik itu timbul dari kenyataan bahwa yang ditulis sering tidak sama dengan yang terjadi.
Marilah kita bangun bangsa dan kita hindarkan pertikaian yang sering terjadi dalam sejarah. Inilah esensi tugas kesejahteraan kita, yang tidak boleh kita lupakan sama sekali.
Humor tidak bisa menjatuhkan pemerintah. Tetapi humor bisa membantu membusukkan suatu rezim.

Kata-Kata Gusdur yang Bijak dan Paling Inspiratif

Sabar itu nggak ada batasnya, kalau ada batasnya berarti nggak sabar.
Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk terhadap kenyataan, asalkan kau yakin di jalan yang benar maka lanjutkan.
Menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan. Terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita berharga.
Perpustakaan adalah tempat untuk memenuhi dahaga ilmu pengetahuan.
Dalam hidup nyata dan dalam perjuangan yang tak mudah, kita bukan tokoh dongeng dan mitos yang gagah berani dan penuh sifat kepahlawanan.
Bukalah hatimu dan bertindaklah dengan jujur.

Baca Juga: Kutipan Bijak Buya Hamka Tentang Cinta dan Agama

Guru spiritual saya adalah realitas. Dan guru realitas saya adalah spiritualitas.
Dengan lelucon, kita bisa sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita jadi sehat.
Tugas pokok intelektual adalah mempertahankan kebebasan berpikir, bukannya membunuh kebebasan berpikir.
Kalau Anda tidak ingin dibatasi, janganlah Anda membatasi. Kita sendirilah yang harusnya tahu batas kita masing – masing.
Saya mengatakan kepada murid-murid bahwa kita mampu mendesak tanpa melakukan kekerasan, dan kita bisa berjalan ke arah demokrasi tanpa kekerasan. Dengan cara itu, Tuhan akan merestui kita.
Saya datang ke makam, karena saya tahu. Mereka yang mati itu sudah tidak punya kepentingan lagi.
Saya tidak berbicara dengan kata mungkin.
Saya tidak khawatir dengan dominasi minoritas. Itu lahir karena kita yang sering merasa minder.
Tidak ada TKI yang ilegal, yang ada negera memperlakukan pembiaran-pembiaran terhadap tumpah darah bangsanya.
Meskipun takut kita jalan terus, berani melompati pagar batas ketakutan tadi, mungkin disitu harga kita ditetapkan.
Orang yang masih terganggu dengan hinaan dan pujian manusia, dia masih hamba yang amatiran.
Bukankah dengan demikian menjadi jelas bagi kita bahwa menerima perbedaan pendapat dan asal muasal bukanlah tanda kelemahan melainkan awal dari kekuatan.
Perbedaan itu fitrah. Dan ia harus diletakkan dalam prinsip kemanusiaan universal.
Memaafkan tidak akan mengubah masa lalu, tetapi memberi ruang besar untuk masa depan.
Sebenar apapun tingkahmu, sebaik apapun perilaku hidupmu, kebencian dari manusia itu pasti ada. Jadi jangan terlalu diambil pusing. Terus saja jalan.

Demikianlah kumpulan kalimat mutiara dan kata bijak Gus Dur tentang agama, politik, dan toleransi. Semoga bisa menjadi tambahan referensi sehingga generasi masa kini lebih mengenal sosok beliau yang kharismatik.

SHARE

Artikel Terkait

Subscribe Artikel via Email