Kumpulan Quotes Boy Candra Terbaik Lengkap

Boy Candra merupakan seorang penulis berbakat asal Indonesia. Namanya mungkin sudah tidak asing di telinga karena memiliki karya novel yang menarik dan banyak disukai. Pria asal Padang ini sudah menerbitkan 14 buku atau novel sejak dia aktif menulis pada tahun 2011.

Kumpulan Kutipan Boy Candra Untuk Caption
Kumpulan Kutipan Boy Candra Untuk Caption

Novel karya Boy Candra antara lain:

  • Origami Hati (mediakita, 2013)
  • Setelah Hujan Reda (mediakita, 2014)
  • Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang (mediakita, 2015)
  • Senja, Hujan, dan Cerita yang Telah Usai (mediakita, 2015)
  • Sepasang Kekasih yang Belum Bertemu (mediakita, 2015)
  • Satu Hari di 2018 (mediakita, 2015)
  • Surat Kecil untuk Ayah (Bukune, 2015)
  • Kuajak Kau Ke Hutan dan Tersesat Berdua (mediakita, 2016)
  • Sebuah Usaha Melupakan (mediakita, 2016)
  • Pada Senja yang Membawamu Pergi (GagasMedia, 2016)
  • Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi (mediakita, 2016)
  • Jatuh dan Cinta (mediakita, 2017)
  • Cinta Paling Rumit (Kata Depan, 2018)
  • Malik dan Elsa (mediakita, 2018)

Hampir semua novel dan buku Boy Candra terjual diatas 10.000 eksemplar hingga dicetak ulang beberapa kali. Dan salah satu novelnya yaitu Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi diadopsi rumah produksi Ifisinema menjadi film.

Ada banyak sekali kata-kata mutiara Boy Candra yang penuh inspirasi. Gaya bahasanya yang khas dan puitis menjadi daya tarik tersendiri terhadap karyanya. Berikut alfabetis berikan kumpulan quotes dari Boy Candra, baik tentang cinta, patah hati, penyesalan, perjuangan serta kehidupan.

Quotes Boy Candra Tentang Cinta dan Perpisahan

Ada saatnya kau harus melepaskan seseorang, bukan karena tidak mencintainya, tetapi demi menjaga hati kita sendiri agar tidak terluka lagi oleh sikap yang sama dan orang yang sama.
Sebab aku tahu cinta terbaik akan selalu pulang. Jika kau tak kunjung datang, barangkali kau memang ditakdirkan sebatas kisah yang hanya layak tersimpan sebagai kenangan.
Barangkali Tuhan sedang tidak ingin kamu jatuh cinta. Agar kamu bisa mencintai dirimu lebih lama.
Bagaimana pun kita sudah menjalani semua itu. Biarlah segalanya menjadi kenangan. Suatu hari nanti kita akan melupakan.
Cintailah aku tanpa harus melupakan masa lalu. Karena aku juga akan mencintaimu tanpa pernah peduli bagaimana masa silammu.
Sebab cinta, tak ada yang benar-benar bisa bertahan sendiri. Untuk sesuatu yang seharusnya diperjuangkan berdua.
Tidak menahanmu pergi bukan berarti tidak cinta lagi. Hanya saja,terkadang lebih baik melepaskan dari pada memaksa terus bersama.
Kamu akan mengerti bagaimana akhirnya aku harus menyerah untuk melupakanmu yang begitu berarti.
Jika kelak kau punya waktu luang, kukirimkan kau sekotak kenangan. Juga beberapa pertanyaan ringan. Apa kabar kamu disana?
Aku percaya, selalu ada kejutan yang tak pernah kita duga. Mungkin dengan orang yang tak pernah kita duga pula.
Seperti mata yang tenang menunggu sesuatu yang seharusnya pulang. Akan sesak dadamu jika yang datang hanyalah aku sebagai kenangan.
Aku merasa lengkap meski kita belum sempurna. Aku merasa senang meski hatimu belum juga kugenggam.
Yang membedakan kenangan yang tertinggal dari orang-orang yang pernah mencintaimu adalah rasa sakit yang tersisa.

Baca Juga: 250+ Quotes Terbaik Tere Liye Untuk Caption

Sebab tugas orang yang menyatakan perasaan hanyalah menyatakan perasaan. Hanya memberitahu, bahwa ia punya perasaan. Bukan memastikan perasaan itu terbalas. Perihal berbalas atau tidak, itu urusan lain.
Malam minggu di Surabaya ternyata sama saja dengan malam minggu di Padang: tetap gak sama kamu.
Cinta itu kaya, tak selayaknya ia membuatmu menjadi pengemis.
Pada hati kau akan tetap setia. Belajar mencari kata se-iya. Belajar mengerti bahwa ingin kita tak selalu sama, dan selalu belajar bagaimana kita mencari keputusan berdua.
Hubungan jarak jauh memang tak semudah air yang jatuh. Tetapi pacaran jarak jauh mampu menumbuhkan rindu yang utuh.
Tak ada cinta yang benar-benar sempurna. Namun, cinta yang selalu mencoba kembali menyempurnakan setelah hati terluka itu benar-benar ada.
Saat setiap kamu mendengar kata ‘mas-mas’ yang ada di kepalamu adalah ‘mas kawin’ mungkin sudah saatnya kau butuh kawan berbagi hidup.
Jatuh hati mengajarkan aku bagaimana memberanikan diri serta bagaimana menjadi pribadi yang sabar saat kau tinggal pergi.
Aku ingin kamu saja yang menemaniku membuka pagi hingga melepas senja, menenangkan malam dan membagi cerita.
Semesta ini terlalu kecil untuk menyimpan rindu sendirian. Kau pasti akan tersiksa jika terus bersikeras menyimpan.
Di hari-hari terburukku kau pernah menjadi yang terbaik menemaniku.
Jika pada akhirnya kamu hanya kisah yang memilih patah dan menyerah, untuk apa dulu kamu bersikeras mengajakku berjuang melawan resah?
Jangan tunggu jatuh sakit, cukup tunggu jatuh cinta.
Terima kasih terus menemani dalam hari-hari sulit, dalam lelah beban kerja, dalam segala hal yang dianggap mustahil namun kupercaya bisa nyata.
Satu hal yang harus kau pahami; Aku mungkin tak bisa membawamu kepada hal-hal yang kau punya di masa lalu. Namun, aku pasti bisa membawakan kisah yang belum kau punya sebelumnya.
Masih bertahan dengan kelemahan mu. Masih betah mempelajari kelebihanmu.
Kenang saja kita sekedar masa lalu,. Kita yang pernah ingin bahagia,tetapi luka lebih cepat datangnya. Kita yang gagal menyatukan ingin. Sebab kamu lebih suka bermain.
Semoga apa pun yang kita jalani nanti –meski mungkin harus menempuh jalan masing-masing– aku berharap kita selalu bahagia. Kau dengan hidupmu, dengan aku atau tidak, bahagialah sampai kelak. Aku pun begitu, semoga mampu melewati hari-hari baik atau buruk yang kulalui sebanyak sisa usia nanti.
Begitulah perasaan. Saat dia memilih untuk jatuh dihatimu, kau hanya mempunyai pilihan antara mengambilnya lalu mengatakannya atau membiarkan waktu membuatnya atau bahkan diambil orang lain.
Sudah seharusnya apa yang dirasa di hati dinyatakan dengan berani. Agar perasaan yang tumbuh bisa dijaga bersama, bukan hanya disimpan sendiri.
Semoga segala hal yang kita jalani kini.seberat apa pun usaha menjaga hati. Tidak hanya menjadi lelah yang tak berarti.
Seseorang yang hanya melihat kurangku saja, mungkin memang lebih baik untuk dijadikan kenangan saja.
Bagiku kamu tetaplah kamu. Seseorang yang pernah begitu kucintai dan kurindukan di malam-malamku. Seseorang yang pernah sangat kuingini meski pada akhirnya pelan-pelan kusadari. Kamu tidak lagi milikku.
Karena mencintai tidak perlu meminta ia melupakan masa lalunya.
Saat kau dicampakkan akan ada pemungut hati yang lebih tulus untuk mengajakmu kembali berdiri.
Tuhan tidak akan menciptakan rindu jika Dia tidak akan pernah menghadirkan pertemuan.
Kalau kau percaya seleksi alam itu ada. Harusnya tidak perlu takut ditinggalkan. Tidak perlu takut dilepaskan dan dilupakan. Setiap ada yang pergi akan selalu ada yang datang.
Kamu adalah perempuan yang menjadi alasan kenapa aku tidak mencintai perempuan lain.
Sebab sebanyak apa pun upaya melepaskannya, selalu ada alasan untuk menemukan dia kembali.
Ada yang bertengkar seolah tidak akan bersama lagi, tapi berakhir dengan tetap saling memeluk. Ada yang terlihat baik-baik saja. Manis sekali. Diam-diam atur rencana. Lalu menghilang tiba-tiba.
Hujan dan kamu adalah rindu.Kita akan menikmatinya dalam senja-senja beranjak pulang. Dalam rasa sayang yang tak akan pernah hilang. Bahkan saat hujan telah berhenti.
Kita sudah cukup jatuh cinta. Jangan sampai tertimpa tangga.
Mencintai orang yang tidak ingin dimiliki adalah salah satu hal yang paling melelahkan.
Kamu adalah bagian terindah dari hujan, yang membuat aku betah berlama-lama tanpa perlu mengatur tujuan.
Kadang orang yang kita cintai memang diciptakan untuk dilupakan.
Karena sebenarnya orang yang benar-benar melepaskan akan melepaskan seutuhnya. Dan, orang yang benar-benar mencintai akan mencintai sepenuhnya.
Dia mungkin tak lagi kau sisakan dalam pikiran di kepalamu. Namun, masih tersimpan rapi dalam rindu di dadamu.

Baca Juga: Kutipan-kutipan Romantis ala Dilan Karya Pidi Baiq

Sebaiknya kamu memang kukenang sebagai luka, lalu kubiarkan berlalu.
Ngasih kabar emang sebentar, tapi saat dikabari kamu malah butuh berjam-jam untuk balas-balasan pesan, ngobrol, padahal dia lagi kerja dan butuh fokus pada pekerjaannya. Kalau diabaikan, kamu marah.
Menyukai seseorang, saat memilih mencintainya, berarti aku harus menghargai apa yang dia suka. Meski aku tidak harus menyukai hal itu.
Setelah dia pergi. Kau bukan tak mampu melupakannya. Kau hanya tak mampu melupakan janji-janji dan kenangan bersamanya.
Jatuh cintalah dengan cara yang tidak berlebihan. Agar apa yang terasa bisa bertahan dengan semestinya.
Aku adalah angin yang akan memelukmu sepanjang kesedihan dan kegembiraan.
Kita sudah mulai dekat, meski sedikit-sedikit. Semoga kau tak tiba-tiba pergi, agar tak sedih di hati.
Aku hanya ingin kamu memahami. Jikapun aku harus berjalan lagi, mungkin aku akan lebih kuat jika kamu ada disini.
Jangan kemana-mana, sebab bagiku kamu begitu istimewa.
Aku hanya sedang coba berjuang. Jangan lekas kau buang.
Kau akan selalu diberi pilihan. Membiarkan perasaan itu tetap dalam hati, atau menyatakannya kepada seseorang yang membuatmu jatuh hati.
Setiap orang yang sudah nyaman, memang selayaknya memperjelas apa yang sedang mereka jalani. Agar tidak ada lagi sesak atas ketidakjelasan.
Kalau kamu sedang sedih kamu ingat saya. Kalau kamu ingin merayakan hidupmu, kamu datang pada dia. Cerita seperti apa sebenarnya yang sedang kamu rencanakan?
Aku hanya membutuhkan sesorang yang benar-benar paham, bahwa yang sempurna itu tidak ada. Dan yang setia akan selalu menjaga apa yang ia punya.
Karena jika kita benar saling jatuh cinta. Kita tidak akan pernah membiarkan hati yang utuh menjadi luka.
Jika perempuan adalah permukaan danau yang tenang. Maka laki-laki hanyalah perahu nelayan di atasnya. Salah dayung maka tenggelam sudah jadinya.
Ada orang yang sedang menabung dengan sangat keras agar bisa bersama lebih lama. Ada juga orang yang sedang menghabiskan uang untuk kebersamaan yang sementara.

Baca Juga: 250+ Quotes Puitis Kekinian Karya Fiersa Besari

Quotes Boy Candra yang Bijak Tentang Kehidupan

Yang sering sulit dilakukan adalah menerima kekurangan diri sendiri. Menerima kelebihan orang lain. Sebab merasa paling benar tidak menyediakan ruang untuk diskusi.
Barangkali kamu yang tidak belajar, dan enggan mengakui bahwa sikapmu memang salah.
Hidup memang tak semudah kalimat-kalimat bijak. Tapi lebih bijaksana menjadikan kalimat itu sebagai penyemangat dari pada terus mengutuki dan tak berbenah apa-apa.
ika harus kagum, aku selalu berusaha kagum pada hasil pikiran seseorang. Bukan sosok apalagi drama kehidupannya. Karena jika kehidupannya berubah, kekaguman pada hasil pikiran-pikiran itu tetap ada, meski mungkin tidak lagi kagum untuk beberapa hal yang berbeda.
Jika hari ini belum punya cukup uang, belum punya cukup kekuasaan, tapi setidaknya masih punya harapan.
Yang orang-orang lihat, nih anak produktif banget. Berbakat. Yang aku rasakan; dari pagi di kamar, mau nulis belum jadi-jadi. Sudah pukul satu dini hari, draf naskah belum nambah juga. Kadang, aku nggak ngerasa berbakat. Aku hanya tekun melakukan pekerjaanku.
Kau akan mampu melampaui cita-citamu sendiri. Jika tekun dan mencintai apa yang kau lakukan. Meski tidak semuanya pasti bisa didapatkan.
Nanti kau akan berada di titik ini soal urusan berkarya. Yang penting kamu senang menjalaninya. Sebab, apa pun nanti hasil dari yang kamu perjuangkan, kamu akan mati juga.
Belum mengenal, sudah menolak. Belum tahu, sudah bicara banyak. Kita kadang malas belajar, namun merasa lebih tahu dan kurang sabar.
Jangan takut berjalan sendiri menempuh tualangmu. Tapi takutlah berada di kerumunan besar, disanjung sedemikian, tapi sebenarnya kamu sedang sendirian.
Kau akan mengerti, mungkin nanti. Bahwa yang diperjuangkan orang lain. Mungkin bagimu hanya hal remeh. Nyatanya, sesuatu yang bermakna besar sekali.
Beberapa orang mendekat untuk menjadi teman baik yang setia. Beberapa lainnya mendekat untuk memanfaatkan semata.

Baca Juga: Kumpulan Sajak Cinta Romantis dan Gombal Karya Zarry Hendrik

Di dunia ini kita akan ditemukan dengan orang-orang yang membuat kita bahagia. Juga sebaliknya. Namun satu yang pasti, mereka dikirim kepada kita selalu dengan satu alasan - agar kita belajar.
Aku tidak suka menonton bola, hanya untuk diterima pergaulan. Aku tidak (lagi) merokok, hanya untuk diterima pergaulan. Aku tidak menyediakan diri melakukan hal-hal yang tak kusukai hanya untuk diterima pergaulan. Teman sejati adalah darah dalam tubuhmu.
Tanpa guru tak ada sebuah negara.
Tidakkah kamu belajar? Berapa yang muncul sebab sensasi, melambung, sangat besar, dipuja-puja, lalu layu, hilang, tertelan, lekas dilupakan. Jika kau ingin jadi bintang, akan selalu ada bintang-bintang baru. Jika jadi dirimu, tak ada yang sama seperti dirimu.
Minta didoain jika berulang tahun. Apa tidak cukup minta didoakan di dalam hati saja? Apakah harus melalui video ucapan yang kemudian diposting di media sosial? Bukankah doa sejatinya adalah permohonan dalam kesunyian?
Ada beberapa hal tak perlu dijelaskan. Ada beberapa orang tak perlu ditanggapi. Hidup tidak selalu soal memberi penjelasan dan menanggapi segala hal. Beberapa hal memang hanya perlu bodo amat, karena dijelaskan dan ditanggapi pun juga tidak akan diterima. Jangan pusingkan dirimu.
Sebagian teman ikut tes CPNS. Sebagian lagi lanjut pendidikan. Ada juga yang segera menikah. Ada yang sudah berkeluarga lalu berpisah. Pada akhirnya, hidup punya jalan masing-masing. Fokuslah pada apa yang menjadi alasan bahagiamu. Bukan fokus pada hidup orang lain.
Biarlah pelan, asal pasti. Biarlah hening, asal berisi.
Benar dan merasa benar itu beda. Dan, kadang kita susah membedakan itu.
Kita harus belajar menerima kenyataan hidup. Bahwa tidak semua hal yang kita suka, menghadapkan kenyataan yang sama.
Mengalah hari ini kadang hanyalah cara agar di kesempatan lain bisa mencapai hal yang lebih.
Makin hari, kita seolah tak boleh jadi orang bodoh. Tidak boleh melakukan kesalahan. Semua harus sempurna. Pintar. Berkelas. Tidak boleh sedikit pun lalai. Jika melakukan kesalahan, dan keliru, bisa saja orang entah dari penjuru bumi mana nimbrung menghakimimu.
Mana ada kehidupan yang enak tanpa kerja keras? Sesungguhnya kenikmatan hidup itu terletak pada kerja keras dari pekerjaan yang kamu sukai. Garis bawahi, pekerjaan yang kamu sukai.
Tanpa kau sadari. Orang yang kau sepelekan itu, kini jauh melampaui dirimu. Kau hanya banyak bicara. Kau tak menciptakan apa-apa, selain energi berapi-api yang tak berguna —hidupmu sia-sia.
Tak apa-apa kehilangan teman, asal jangan kehilangan dirimu sendiri. Tak apa-apa kehilangan kekasih, asal jangan kehilangan dirimu sendiri. Jangan melakukan segala hal hanya untuk diakui, lalu kau kehilangan dirimu sendiri.

Demikianlah kumpulan kata-kata dan kalimat mutiara yang dikutip dari karya-karya Boy Candra. Kutipan-kutipan yang cocok untuk mengekspresikan perasaan dan memotivasi karena sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Cocok sekali dijadikan caption untuk melengkapi photo di Instagram, dijadikan postingan di Facebook, Cuitan Twitter hingga status media chat seperti WahtsApp.

SHARE

Artikel Terkait

Subscribe Artikel via Email