Kata-Kata Bijak Umar Bin Khattab Terbaik Lengkap

Umar Bin Khattab merupakan sahabat Nabi Muhammad S.A.W yang menjadi khilafah kedua sepeninggal Nabi. Umar termasuk dalam golongan Khulafaur Rasyidin , salah satu sahabat utama Nabi Muhammad dan juga merupakan ayah mertua Nabi dari istrinya yang bernama Hafshah.

Kumpulan Quotes Umar Bin Khattab Untuk Caption
Kumpulan Quotes Umar Bin Khattab Untuk Caption

Dalam riwayat dikisahkan bahwa Umar merupakan orang yang keras. Sebelum memeluk islam, Umar adalah orang yang sangat disegani di tanah Mekkah dan dikenal sebagai pemabuk berat. Umar juga sangat memusuhi Nabi dan kaum muslim yang menyebarkan agama islam. Umar merupakan salah satu yang paling anti terhadap islam bahkan sempat ingin membunuh Rasulullah.

Hingga sampai titik balik beliau mantap memeluk islam, kabar tersebut tentu sangat menggemparkan Mekkah karena Umar telah memeluk agama yang begitu dibencinya. Umarpun dikucilkan dan tidak dihormati lagi di Mekkah.

Ketika masa khilafah Umar, islam tumbuh begitu pesatnya. Umar merupakan pemimpin yang bijaksana dan gagah berani. Islam berhasil mengambil alih Mesopotamia dan sebagian Persia, serta mengambil alih Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara dan Armenia dari kekaisaran Romawi. Dua negara adi daya saat itu yaitu Persia dan Romawi, keduanya telah ditaklukkan oleh kekhalifahan Islam dibawah pimpinan Umar.

Quotes Umar Bin Khattab Tentang Takdir dan Kehidupan

Ada banyak nasihat-nasihat islami dari Umar Bin Khattab yang sangat populer dikalangan masyarakat, malah sering diucapkan atau dishare di kehidupan sehari-hari baik secara langsung maupun di media sosial. Diantaranya tentang iman dan islam, sikap seorang pemimpin, kehidupan maupun cinta. Berikut alfabetis.com lengkapi koleksi quotes Umar Bin Khattab untuk kalian semua.

  1. Dari begitu banyak sahabat, dan tak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Aku memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.
  2. Orang yang paling aku sukai adalah orang yang mau menunjukkan kesalahanku.
  3. Ilmu ada tiga tahapan. Jika seseorang memasuki tahapan pertama, dia akan sombong. Jika dia memasuki tahapan kedua, maka dia akan rendah hati. Jika dia memasuki tahapan ketiga, maka dia akan merasa bahwa dirinya tidak ada apa-apanya.
  4. Jangan bersedih atas apa yang telah berlalu, kecuali kalau itu bisa membuatmu bekerja lebih keras untuk apa yang akan datang.
  5. Tidak ada rasa bersalah yang dapat mengubah masa lalu dan tidak ada kekhawatiran yang dapat mengubah masa depan.
  6. Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri menunjukkan kata-kata lemah lembut.
  7. Orang yang tidak dapat menguasai matanya maka hatinya tidak ada harganya.
  8. Wanita bukanlah pakaian yang bisa kamu kenakan dan kamu tanggalkan sesuka hati. Wanita itu terhormat dan memiliki haknya.
  9. Terkadang, orang dengan masa lalu paling kelam akan menciptakan masa depan yang paling cerah.
  10. Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah tenang dan sabar.
  11. Jangan berlebihan dalam mencintai sehingga menjadi keterikatan, jangan pula berlebihan dalam membenci sehingga membawa kebinasaan.
  12. Manusia yang berakal adalah manusia yang suka menerima dan meminta nasihat.
  13. Hendaklah kalian menghisab diri kalian pada hari ini, karena hal itu akan meringankanmu di hari perhitungan.
  14. Jangan tertipu oleh orang yang membaca Alquran. Tapi lihatlah kepada mereka yang perilakunya sesuai dengan Alquran itu.
  15. Aku khawatir akan datangnya hari di mana orang-orang yang tidak beriman merasa bangga dengan kedustaannya, sementara orang-orang yang beriman malu dengan keimanannya.

    Baca Juga: Kumpulan Kutipan Bijak Ali Bin Abi Thalib Penuh Nasihat

  16. Jikalau kita letih karena kebaikan, maka sesungguhnya keletihan itu akan hilang dan kebaikan akan kekal. Namun jikalau kita bersenang-senang dengan dosa, maka sesungguhnya kesenangan itu akan hilang dan dosa itu akan kekal.
  17. Bila engkau hendak memuji seseorang, pujilah Allah. Karena tiada seorang manusia pun lebih banyak dalam memberi kepadamu dan lebih santun lembut kepadamu selain Allah.
  18. Tidak ada artinya Islam tanpa jamaah dan tidak ada artinya jamaah tanpa pemimpin dan tidak ada artinya pemimpin tanpa ketaatan.
  19. Apa yang tidak tampak darinya lebih baik dari pada apa yang tampak.
  20. Dulu Kami adalah orang-orang yang paling terhina di muka bumi, dan kemudian Allah memberi kami kehormatan melalui Islam.
  21. Aku tidak pernah sekalipun menyesali diamku. Tetapi aku berkali-kali menyesali bicaraku.
  22. Apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku, dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku.
  23. Didiklah anak-anakmu itu berlainan dengan keadaan kamu sekarang karena mereka telah dijadikan Tuhan untuk zaman yang bukan zaman engkau.
  24. Aku tidak pedulikan atas keadaan susah atau senangku kerana aku tidak tahu manakah diantara keduanya yang lebih baik dariku.
  25. Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga.
  26. Tidak ada Islam bagi orang yang tidak mengerjakan shalat.
  27. Biasakan diri dengan hidup susah, karena kesenangan tidak akan kekal selamanya.
  28. Mahkota seseorang adalah akalnya. Derajat seseorang adalah agamanya. Sedangkan kehormatan seseorang adalah budi pekertinya.
  29. Kalau sekiranya kesabaran dan syukur itu dua kendaraan, aku tak tahu mana yang harus aku kendarai.
  30. Jika seseorang marah, kau harus tenang. Saat yang satu menjadi api, yang lainnya harus menjadi air.

    Baca Juga: Kumpulan Quotes Lucu Cak Lontong Paling Cerdas

  31. Orang yang mau menunjukkan di mana letak kesalahanmu, itulah temanmu yang sesungguhnya. Sedangkan mereka yang hanya menyebar omong kosong dengan selalu memujimu, mereka sebenarnya adalah para algojo yang justru akan membinasakanmu.
  32. Menjauhi dosa itu lebih ringan daripada menanggung rasa sakit dari sebuah penyesalan.
  33. Ketahuilah sabar itu ada dua. Yang satu lebih utama daripada yang lain. Sabar pada waktu musibah itu baik. Yang lebih baik daripadanya lagi ialah sabar (menahan diri) dari yang diharamkan Allah.
  34. Kalau kita bermewah-mewah di dunia akan kurang ganjarannya di akhirat.
  35. Dengan kesabaran, kami dapat merasakan nikmatnya kehidupan.
  36. Duduklah bersama orang-orang yang mencintai Allah, karena bergaul bersama orang seperti mereka akan mencerahkan pikiran.
  37. Jika salah satu dari kalian tergelincir (dalam perbuatan dosa), perbaiki dia, doakan dia dan jangan bantu setan mendekatinya.
  38. Jadilah orang yang bermartabat, jujur dan selalu menyampaikan kebenaran.
  39. Sesungguhnya kita adalah kaum yang dimuliakan oleh Allah dengan Islam, maka janganlah kita mencari kemuliaan dengan selainnya.
  40. Akulah seburuk-buruknya pemimpin apabila aku kenyang sementara rakyatku kelaparan.
  41. Aku tidak akan membiarkan orang tiran yang berbuat zalim kepada orang lain atau melanggar hak orang lain hingga pipi orang itu akan aku letakkan di atas tanah dan pipinya yang sebelah lagi akan aku injak dengan kakiku sampai ia mau kembali kepada kebenaran. Sebaliknya, kepada orang yang bersih dan mau hidup sederhana, aku akan menaruh pipiku di atas tanah.
  42. Mohonlah pertolongan kepada Allah agar menolong kalian melawan nafsu jahat kalian, sama seperti kalian memohon pertolongan dalam melawan musuh-musuh kalian.
  43. Sabar adalah bahan ramuan paling menyehatkan dalam hidup kita.
  44. Apabila engkau melihat orang yang berilmu mencintai dunia, maka curigailah ia mengenai agamanya, kerana orang yang mencintai sesuatu ia akan menyibukkan diri dengan apa yang dicintainya itu.
  45. Yang paling aku takutkan atas umat ini adalah munculnya orang munafik yang berilmu.

    Baca Juga: Kalimat-Kalimat Wejangan dari Dakwah Aa Gym

  46. Perbanyaklah mengingat Allah, karena itu adalah obat. Jangan buat dirimu terlalu banyak mengingat manusia, karena itu adalah penyakit.
  47. Tidak ada jalinan hubungan antara Allah dengan siapapun kecuali melalui ketaatan kepada-Nya.
  48. Berpegang teguhlah pada kebenaran, bahkan meski kebenaran itu akan membunuhmu.
  49. Duduklah dengan orang-orang yang bertaubat, sesungguhnya mereka menjadikan segala sesuatu lebih berfaedah.
  50. Manusia yang berakal adalah manusia yang suka menerima dan meminta maaf.
  51. Bila engkau menemukan cela pada seseorang dan engkau hendak mencacinya, maka cacilah dirimu, karena celamu lebih banyak darinya.
  52. Lidah akan terus berkata jujur selagi hatinya ikhlas dan luhur.
  53. Barangsiapa takut kepada Allah SWT nescaya tidak akan dapat dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia kehendaki.
  54. Jagalah sholatmu, ketika kau kehilangannya, kau akan kehilangan yang lainnya.
  55. Hindarilah sifat malas dan bosan, karena keduanya kunci keburukan. Sesungguhnya jika engkau malas, engkau tidak akan banyak melaksanakan kewajiban. Jika engkau bosan, engkau tidak akan tahan dalam menunaikan kewajiban.
  56. Cara terbaik untuk mengalahkan seseorang adalah mengalahkannya dengan kesopanan.
  57. Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina. Orang yang mencintai akhirat, dunia pasti menyertainya.
  58. Jangan berharap kepada yang lain selain Allah, dan jangan takut kepada yang lain selain Allah.
  59. Aku tidak pernah mengkhawatirkan apakah doaku akan dikabulkan atau tidak, tapi yang lebih aku khawatirkan adalah aku tidak diberi hidayah untuk terus berdoa.
  60. Ya Allah, sesungguhnya aku ini orang yang keras, maka lunakkanlah aku. Sesungguhnya aku adalah orang yang lemah, maka kuatkanlah aku. Sesungguhnya aku adalah orang yang bakhil, maka jadikanlah aku orang yang dermawan.

    Baca Juga: Kumpulan Nasihat Inspiratif Cak Nun

  61. Barangsiapa yang jernih hatinya, akan diperbaiki pula oleh Allah pada apa yang nyata di wajahnya.
  62. Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga.
  63. Bila engkau ingin menuntut sesuatu, maka tuntutlah akhirat. Karena engkau tidak akan memperolehnya kecuali dengan mencarinya.
  64. Aku tidak suka tetap di dunia ini kecuali karena tiga hal; Pertama, tempat di mana aku bisa meletakkan keningku di tanah untuk bersujud kepada Allah; Kedua, tempat orang-orang berilmu berkumpul, di mana aku bisa duduk bersama mereka untuk mengambil nasehat yang baik, sebagaimana dipetiknya buah yang ranum; dan Ketiga, berjihad di jalan Allah.
  65. Janganlah kamu berburuk sangka dari kata-kata tidak baik yang keluar dari mulut saudaramu, sementara kamu masih bisa menemukan makna lain yang lebih baik.
  66. Manusia yang berakal ialah manusia yang suka menerima dan meminta nasihat.
  67. Umar berkata, “Suatu negeri akan hancur meskipun dia makmur”. Mereka bertanya, “bagaimana suatu negeri bisa hancur padahal dia makmur?” Ia menjawab, “Jika pengkhianat menjadi petinggi dan harta dikuasai orang-orang fasik”.
  68. Bila engkau hendak memusuhi seseorang, maka musuhilah perutmu dahulu. Karena tidak ada musuh yang lebih berbahaya terhadapmu selain perut.
  69. Jika kamu ingin bersiap-siap untuk sesuatu, maka bersiaplah untuk mati. Karena bila kamu tidak menyiapkan bekalan untuk mati, kamu akan menderita, rugi dan penuh penyesalan.
  70. Jika salah satu dari kalian tergelincir (dalam perbuatan dosa), perbaiki dia, doakan dia dan jangan bantu setan mendekatinya.
  71. Keyakinan (iman) adalah di mana seharusnya tidak ada perbedaan antara perbuatan, perkataan, dan apa yang kamu pikirkan.
  72. Jangan melupakan diri sendiri saat menyampaikan nasehat kepada orang lain.
  73. Jika engkau ingin meninggalkan sesuatu, maka tinggalkanlah kesenangan dunia. Sebab apabila engkau meninggalkannya, berarti engkau terpuji.
  74. Apabila engkau melihat orang yang berilmu mencintai dunia, maka curigailah ia mengenai agamanya, kerana orang yang mencintai sesuatu ia akan menyibukkan diri dengan apa yang dicintainya itu.
  75. Ajaklah seseorang kepada Islam meski tanpa melalui kata-kata. Mereka bertanya, “Bagaimana caranya?” Dia menjawab, “Dengan akhlakmu”.
  76. Mahkota seseorang adalah akalnya. Derajat seseorang adalah agamanya. Sedangkan kehormatan seseorang adalah budi pekertinya.
  77. Suatu pengetahuan (ilmu), kalaupun tidak bermanfaat untukmu, tidak akan membahayakanmu.
  78. Zuhud (kesederhanaan) yang paling utama adalah menyembunyikan kezuhudan tersebut.
  79. Jangan sekali-kali kalian terkagum dengan bagusnya seseorang dalam menyampaikan ucapan (retorika). Tetapi seseorang yang menunaikan amanah dan menahan diri dari membicarakan kehormatan orang lain, dialah pria sejati (orang yang benar-benar mulia).
  80. Orang yang berilmu lebih utama daripada orang yang selalu berpuasa, shalat, dan berjihad. Karena apabila orang berilmu mati, maka akan ada kekosongan dalam islam yang tidak dapat ditutup selain oleh penggantinya, yaitu orang berilmu juga.
  81. Andai terdengar suara dari langit yang berkata, “Wahai manusia, kalian semua sudah dijamin pasti masuk surga kecuali satu orang saja”. Sungguh aku khawatir satu orang itu adalah aku.
  82. Sungguh, khamar itu minuman paling ampuh untuk merusak akal dan berbuat tamak.
  83. Kalau engkau merasa berkuasa untuk berbuat aniaya kepada hamba-hamba Allah, ingatlah bahwa Allah lebih berkuasa lagi membalasnya.
  84. Seandainya seekor keledai terperosok karena jalanan yang rusak, aku sangat khawatir karena pasti akan ditanya oleh Allah SWT, “Mengapa kamu tidak meratakan jalan untuknya?”.
  85. Orang-orang yang bertawakal adalah orang yang selalu menebar citanya di bumi dan berserah diri kepada Allah.

Demikian itulah kumpulan kalimat-kaliamat nasihat dari Umar Bin Khatab yang bisa alfabetis.com rangkum untuk kalian. Semoga bisa menambah bahan renungan dan muhasabah dari wejangan-wejangan islami sahabat nabi yaitu Umar Bin Khatttab.

Kutipan-kutipan di atas bisa dijadikan caption untuk media sosial pribasimu. Misalnya Caption Instagram, postingan Facebook. WhatsApp dan lain-lain. Jangan lupa sertakan sumbernya ya...

SHARE

Artikel Terkait

Subscribe Artikel via Email