R27mUISKY8MAeCpFpAtsSpjGWGukfoZYVKEfkHA4

Ide Bisnis Sampingan Karyawan Dengan Modal Kecil

Jika Anda merasa gaji sebagai karyawan kurang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tidak ada salahnya untuk mulai mencoba melakukan bisnis sampingan untuk karyawan dengan modal kecil. Selain menambah penghasilan, bisnis kecil-kecilan ini pun dapat menyalurkan hobi dan bakat.

Bisnis Sampingan Karyawan
Gambar: unsplash.com

Jika Anda adalah seorang karyawan atau pekerja yang ingin melakukan bisnis sampingan dengan modal kecil, ini adalah saat yang tepat. Perkembangan teknologi yang begitu pesat sangat mendukung kegiatan bisnis kecil-kecilan terutama dari sisi marketing. Anda bisa mempromosikan produk atau jasa hanya menggunakan ponsel tanpa harus meninggalkan pekerjaan sehari-hari. Ya, bisis kecil-kecilan untuk karyawan bisa dipasarkan melalui media sosial dan marketplace saja.

Jenis-jenis bisnis sampingan karyawan di bawah ini cukup fleksibel sehingga tidak akan mengganggu jam kerja. Anda pun masih bisa melakukan pekerjaan utama dengan nyaman tanpa perlu takut memecah konsentrasi.

Bisnis Sampingan Karyawan Dengan Untung Besar

Berikut ini alfabetis.com sampaikan beberapa ide bisnis sampingan untuk karyawan dengan cuan besar. Silakan sesuaikan dengan hobi atau minat masing-masing.

1. Reseller

Bisnis sampingan yang satu ini sudah tidak asing lagi di telinga. Sering sekali kita menemukan teman di lingkungan kantor menjadi reseller dari produk tertentu. Bukan tanpa alasan, ini karena menjadi reseller memiliki keuntungan yang menggiurkan.

Anda hanya perlu membeli stok produk dari produsen agar mendapatkan harga murah, lalu menjualnya kembali dengan harga yang Anda tentukan sendiri. Selisih harga tersebut dapat menjadi cuan atau keuntungan.

Saat ini, sudah banyak perusahaan yang membuka program resellernya sendiri. Biasanya perusahaan memiliki program pelatihan khusus reseller dan membantu mempromosikan reseller dari tiap kota. Anda akan mendapatkan marketing gratis dari perusahaan yang kekuatan branding-nya sangat kuat.

2. Dropshipper

Bisnis sampingan ini pun sama lumrahnya dengan reseller. Bedanya, jika reseller masih membutuhkan sedikit modal, maka dropshipper tidak membutuhkan modal sama sekali.

Anda hanya perlu mencari produsen lalu mereka yang akan mengirimkannya langsung pada konsumen. Singkatnya, Anda hanya menjadi perantara antara produsen dan konsumen.

Dropshipper bisa mengubah harga sesuai keinginan seperti reseller. Dan meski dikirim dari produsen, Anda bisa meminta untuk dikirimkan menggunakan nama Anda sendiri. Dengan begitu, Anda masih tetap dianggap sebagai pengirim utama sehingga brand Anda bisa makin terkenal.

Sudah lah tanpa modal, bisa sambil belajar membangun brand pula. Bisnis sampingan karyawan yang satu ini memang otomatis cuan.

3. Jastip (Jasa Titipan)

Hampir mirip dengan kedua jenis bisnis sampingan karyawan di atas, jasa titipan ini pun masih memposisikan Anda sebagai perantara. Bedanya adalah Anda membantu membelikan sebuah produk tanpa bisa mengganti brand dari produk tersebut.

Misalnya Anda membuka jastip kue bolu ABC, maka Anda akan terang-terangan mempromosikan tentang kue bolu dengan brand ABC.

Peluangnya cukup besar mengingat beberapa produk tertentu belum dijual di kota lain. Biasanya produk tersebut hanya tersedia di kota besar. Maka targetkanlah konsumen Anda pada kota kecil dimana produk tersebut belum tersedia.

Anda bisa menaikkan sedikit harga lalu menetapkan biaya jasa titip, sehingga sumber keuntungannya menjadi dua. Dengan sedikit modal, Anda bisa melakukan usaha kecil-kecilan untung besar.

4. Youtuber

Beberapa tahun belakangan, sering muncul beberapa nama besar yang berasal dari kanal YouTube. Banyak diantara mereka yang membuat konten berdasarkan hobi. Misalnya review makanan, smartphone, laptop, atau berbagi tutorial seperti cara memasak, bermain gitar, dan sebagainya.

Anda pun bisa memulainya denga bermodalkan ponsel pribadi untuk merekam kegiatan yang dilakukan. Jika Anda senang berolahraga, buatlah video ketika Anda sedang melakukannya sambil memberikan penjelasan singkat tentang teknik terkait.

Baca Juga: Quotes Bob Sadino Tentang Bisnis

Anda dapat membuat konten saat waktu senggang seperti libur kantor atau sepulang kerja. Jika konsisten, Anda akan mendapatkan penonton setia dalam waktu yang singkat. Seiring banyaknya penonton, penghasilan dari AdSense YouTube pun akan masuk ke kantong. Ini adalah salah satu contoh bisnis sampingan karyawan yang memanfaatkan perkembangan dunia digital.

5. Bloger

Jika Anda tipe orang yang tidak terlalu suka tampil di depan kamera namun masih ingin mencicipi cuan dari AdSense, maka menjadi bloger adalah jawabannya. Salah satu bentuk monetasi blog paling terkenal adalah menggunakan AdSense, sama seperti YouTube.

Untuk menjadi seorang bloger, Anda dituntut untuk konsisten dalam menulis. Tuangkanlah ide Anda setiap ada waktu luang, katakanlah sepulang kerja. Menulis pun tidak butuh waktu lama, paling tidak satu jam saja sudah cukup.

Sebelum mulai menulis, tentukan niche atau topik spesifik apa yang ingin Anda tulis. Jika ingin terasa ringan, pilihlah topik yang sesuai dengan hobi Anda, misalnya tentang dunia gadget (smartphone dan laptop).

Tidak hanya dari AdSense, penghasilan lainnya pun bisa didapatkan melalui blog yang Anda bangun. Setelah blog memiliki reputasi yang cukup bagus, ajakan kerjasama dari banyak brand akan muncul dengan sendirinya. Beberapa jenis penghasilan dari blog selain AdSense adalah:

  1. Content placement alias guest post, yaitu menulis artikel sponsor yang berisi backlink.
  2. Pemasangan iklan. Brand akan meminta Anda untuk memasang gambar atau banner dari produknya yang mengarah ke situsnya.
  3. Afiliasi. Sekilas terdengar sama seperti dropshiper, dimana Anda akan membantu memasarkan produk tertentu dan mendapat keuntungan per produk yang terjual.

6. Influencer

Bisnis sampingan karyawan ini cocok untuk Anda yang senang bermain media sosial dan memiliki feed yang rapi.

Baca Juga: Quotes Traveling Untuk Caption Instagram

Jika Instagram atau TikTok Anda memiliki banyak pengikut, manfaatkanlah untuk mempromosikan barang tertentu pada pengikut Anda. Bisa jadi barang jualan pribadi atau endorse dari sebuah brand. Akan lebih baik jika Anda menentukan niche atau topik yang sesuai dengan kegemaran.

7. Jual Baju Bekas (Thrifted)

Bisnis yang satu ini lebih terkenal dengan sebutan thrifted, dan beberapa lainnya menyebutnya dengan secondhand atau preloved. Apapun istilahnya, kegiatannya jelas, yaitu menjual baju bekas.

Meskipun namanya bekas, Anda jangan langsung memandang sebelah mata. Baju-baju ini biasanya didapatkan dari hasil import yang dulunya memiliki harga mahal dan cukup berkualitas. Kondisinya pun masih sangat layak pakai. Bahkan ada yang seperti masih baru.

Berburu barang thrifted sudah lumrah dilakukan oleh anak-anak gaul dari generasi Z sehingga target pasarnya sangat banyak. Anda bisa memulainya tanpa modal dengan mencari supplier utama dan menjualnya melalui media sosial atau marketplace sebagai dropshipper.

8. Freelancer

Anda memiliki skill hebat di luar spesialisasi pekerjaan kantor? Jangan sia-siakan skill Anda begitu saja. Jadikan skill itu sebagai sumber pendapatan tambahan dengan menjadi freelancer.

Tentunya Anda harus menyesuaikan bidang yang dikuasai, misalnya saja menjadi programmer, penerjemah, atau usaha desain grafis.

Bisnis sampingan karyawan satu ini memiliki waktu yang cukup fleksibel karena Anda dapat mengatur kuantitas pekerjaan yang masuk agar tidak mengganggu pekerjaan di kantor.

Situs untuk mendapatkan uang dari freelance antara lain upwork.com, projects.co.id, fiverr.com, dan lain masih banyak lagi.

9. Fotografer

Jika Anda sering diminta jadi tukang foto dadakan di acara kantor karena hasil foto Anda sangat bagus, ini saatnya untuk melebarkan sayap dan mengubahnya menjadi cuan.

Dengan adanya invasi media sosial yang cukup gencar, banyak sekali brand bahkan perorangan menginginkan foto yang bagus untuk dipajang di feed mereka. Dengan pangsa pasar yang begitu besar, Anda bisa mencoba untuk menjadi fotografer di saat waktu luang.

10. Jual Makanan Ringan

Usaha kecil-kecilan ini cocok untuk Anda yang hobi memasak. Anda bisa menjualnya pada teman kantor atau memasarkannya secara online melalui marketplace dan media sosial. Anda bisa mulai membuat makanan yang ringan saja agar proses memasaknya tidak membutuhkan waktu lama.

Selain masalah waktu, memilih makanan ringan untuk dimasak pun karena alasan modal. Ya, modal untuk membuat cemilan biasanya relatif rendah, sehingga cocok untuk dijadikan bisnis sampingan untuk karyawan dengan modal kecil.

Teknik Pemasaran Untuk Bisnis Sampingan Karyawan

Setelah Anda menentukan jenis bisnis sampingan karyawan apa yang cocok, maka target pasar pertama yang patut dicoba adalah teman kantor sendiri. Jika pendapat mereka akan produk atau jasa yang Anda tawarkan cukup bagus, maka Anda bisa mulai untuk melebarkan sayap dengan mempromosikannya secara online.

Anda dapat mempertimbangkan memulai bisnis sampingan bagi karyawan kantoran dengan modal kecil untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Peluangnya pun cukup luas selama Anda pintar membaca pasar.

Hilangkan ragu dan segeralah untuk mulai bisnis sampingan karyawan modal kecil. Ini bukanlah hal yang rumit dan tidak akan mengganggu jam kerja normal.

Artikel Terkait