8 Cara Ampuh Menghadapi Pasangan yang Posesif

Apakah kamu punya pasangan yang posesif? Yang sedikit-sedikit cemburu dan bembatasi gerak-gerikmu? Sangat tidak nyaman kan?

Cara Menghadapi Pasangan yang Posesif
Gambar: kelascinta.com

Suatu hubungan pasti sudah lengkap dengan masalahnya. Setiap pasangan akan mempunyai masalahnya sendiri-sendiri, salah satu masalah yang sering terjadi adalah memiliki pasangan yang posesif. Sifat posesif terhadap pasangan akan menimbulkan masalah-masalah baru dalam hubungan tersebut.

Memiliki pasangan yang posesif memang tidak mengenakan. Lama-lama kita akan dibuat capek dan bosan dengan sikap posesifnya tersebut. Orang yang posesif biasanya akan mengekang pasangannya dan sering cemburu secara berlebihan. Apapun yang kita lakukan kadang harus seizin dia, sehingga interaksi dengan orang-orang terdekat pun kadang menjadi tidak baik. Oleh karena itu perlu kesabaran yang extra dan trik pintar untuk menghadapi pasangan yang posesif. Lantas langkah-langkah apa saja yang bisa kita lakukan untuk menghadapi pasangan yang posesif agar hubungan tetap sehat?

Trik Jitu Menyikapi Pasangan Posesif dan Cemburuan

1. Cari tau penyebab mengapa dia posesif

Ketika mendapati pasangan yang super posesif, langkah pertama yang mungkin bisa dilakukan adalah mengamati dan mencari tau penyebabnya. Hal apa saja sih yang membuat dia berlaku begitu? Apakah masalah ada pada diri kita atau ada pada dirinya sendiri.

Kebanyakan alasan orang sangat posesif adalah karena melihat lingkungan pasangannya dan dirasa tidak sehat dan mengancam. Contohnya si pasangan banyak bergaul dengan lawan jenis atau lingkungan pekerjaan yang mengharuskan begitu. Memang dasarnya karena cinta, namun dengan cara mengeksprsikan yang berlebihan.

2. Ajak berbicara dan beri pengertian lebih

Tips Menghadapi Pasangan Over Protective
Gambar: pixabay.com

Setelah kita tau alasan pasangan berlaku posesif terhadap kita, selanjutnya adalah ajak dia berbicara. Segala sesuatu akan lebih mudah jika dibicarakan, sehingga lebih jelas apa yang kamu inginkan begitupun pasanganmu inginkan. Jika masalah posesif ada pada diri kita, maka beri pengertian kepadanya tentang kondisi kita dengan sejujurnya. Jangan sungkan juga untuk menyatakan keberatan kita terhadap sifat posesifnya, lalu bisa mencari jalan keluar bersama-sama.

Begitupun jika masalah posesif ada pada dirinya, karena rasa khawatirnya yang berlebihan. Sampaikan kepadanya bahwa kamu juga memiliki rasa cinta yang sama namun tidak ingin dikendalikan olehnya. Karena biasanya selain karena cinta, posesif timbul karena curiga pasangan tidak memiliki rasa yang sama dengannya.

Baca Juga: Kenali Ciri ini Agar Tidak Ketergantungan Terhadap Pasangan

3. Kenalkan dia dengan lingkunganmu

Salah satu cara untuk meminimalisir sifat posesif si dia adalah mengenalkan dia dengan lingkungan kita. Baik lingkungan keluarga, pertemanan, pekerjaan dan lainnya. Kan gak lucu kalau tiba-tiba dia cemburu kepada lawan jenis yang padahal adalah saudara sendiri. Atau jika di lingkungan kerja kita diharuskan bekerja sama dengan lawan jenis pun lebih baik diberi tahu kepadanya, supaya tidak muncul kecurigaan yang tidak perlu.

Mengenalkan pasangan kepada lingkungan kita setidaknya bisa menghindari sifat posesifnya, karena lingkungan adalah hal yang pasti berhubungan setiap hari dengan kita.

4. Tidak memancing sifat posesifnya

Sifat orang posesif biasanya akan muncul ketika pasangan yang dicintainya melakukan hal-hal yang tidak biasa, meskipun hal-hal sepele. Misalnya tidak memberi kabar, pergi dengan orang tanpa sepengetahuannya, bersikap cuek, dll. Maka dari itu hindari hal-hal yang bisa memicu sifat posesifnya datang. Selalu berkabar setiap hari, jikapun akan sibuk sebaiknya dikabari dari sebelumnya. Menghindari hal-hal yang membuat pasangan posesif setidaknya bisa meminimalisir perdebatan yang tidak perlu dan itu-itu saja.

5. Tidak perlu menceritakan segala hal

Dalam menjalin hubungan kejujuran adalah penting dan perlu di jaga. Tapi jujur bukan berarti harus menceritakan segala hal hingga hal kecil kepada pasangan. Akibatnya bisa jadi hal-hal kecil itu justru akan menyulut pertengkaran akibat sifat posesif sang pasangan. Baiknya ceritakan hal-hal penting yang baik saja sehingga emosinya tetap terjaga.

Baca Juga: Sifat-sifat yang Menjadi Pembeda Laki-laki Yang Iseng dan Serius

6. Beri batasan pada hubungan

Memberikan batasan bukan hal buruk kok, karena tujuannya untuk mengatur cara bersikap satu sama lain. Hal tersebut agar menciptakan hubungan yang nyaman dan menghindari konflik masa depan. Sikap yang melebihi batas baik dalam berbicara maupun berprilaku akan berdampak buruk terhadap suatu hubungan.

7. Tenang dan positif thinking

Bersikap tenang sangat penting dalam menghadapi hal apapun, terlebih dalam suatu hubungan. Jangan tergesa-gesa dan cepat emosi jika sedang ada masalah dengan pasangan. Keputusan yang diambil dari hasil ketenangan akan lebih baik daripada emosi yang mengedepankan ego.

Dalam menghadapi pasangan yang posesif kesampingkan ego kita. Apabila sifatnya tidak kunjung membaik meskipun sudah diberi pengertian, mungkin saatnya kamu menenangkan diri dan memberi jarak dengan pasangan. Hal itu juga agar dia bisa memiliki ruang untuk menyadari kesalahannya.

8. Pertimbangkan hubungan dengannya

Jika cara-cara di atas dan cara lain tidak ada yang berhasil satupun untuk meringankan sifat posesifnya, mungkin kamu perlu mempertimbangkan kembali mengenai hubunganmu. Hubungan yang sehat tentu membuat keduanya saling nyaman. Namun jika sudah melenceng alangkah lebih baik diakhiri saja demi menjaga kewarasan masing-masing.

Jika suatu hari nanti dia menjadi pribadi yang berubah dan memang jodohmu, pasti akan ada saatnya dipertemukan kembali. Berdoa saja semoga jodohmu adalah yang terbaik dan lebih baik dari si posesif.

Baca Juga: Hal-hal yang Memicu Pepisahan dalam Hubungan

Cara Mengyikapi Sifat Pasangan yang Posesif
Gambar: pixabay.com

Memiliki pasangan posesif akan menjadikan kita sering merasakan perasaan tertekan, terjebak, terperangkap dan lainnya. Kuncinya memang harus punya tenaga lebih untuk bersabar dan tenang serta positif thinking. Karena jika respon sama-sama negatif, tidak akan baik untuk hubungan tersebut. Pada dasarnya dinamika emosi baik wanita maupun pria akan berkurang jika lawannya merespon positif dan menularkan energi positif tersebut.

Namun jika pasanganmu tidak berubah dan kamu merasa sudah capek, tidak ada salahnya untuk bersikap ya guys. Semoga tips-tips di atas bisa membantu kamu yang sedang menghadapi pasanganmu yang super posesif dan suka mengatur.

SHARE

Artikel Terkait

Subscribe Artikel via Email