Ciri-ciri Kamu Ketergantungan Terhadap Pasangan, Hati-hati jadi Budak Cinta

Ciri Kamu Sudah Ketergantungan Terhadap Pasangan

Perasaan yang berlebihan memang tidak baik. Dalam hal apapun. Termasuk juga dalam menjalin hubungan percintaan.

Apalagi jika masih dalam tahap berpacaran, tidak lah perlu melakukannya dengan berlebihan. Sekedarnya saja, karena belum tentu juga kamu akan seumur hidup dengannya.

Perasaan seperti rasa cinta yang berlebihan misalnya, sangat berbahaya di dalam suatu hubungan. Karena jika di pupuk, perasaan itu akhirnya akan menimbulkan perasaan saling membutuhkan.

Baca Juga: Tips Ampuh Agar Kelak Menjadi Menantu Kesayangan Mertua


Bagus sih, jika keduanya bisa menanggapi perasaan tersebut dengan positif. Tapi jika tidak, bisa-bisa berujung hal-hal negatif yang tidak diinginkan. Misalnya saking cinta banget ke pasangan, rela melakukan apa saja yang sudah keluar dari batas wajar. Tidak seharusnya kan?

Apa saja kah tanda-tanda kalau kamu sudah ketergantungan kepada pasanganmu?

1. Semua yang dikatakannya seakan perintah yang harus dituruti


Ciri Kamu Sudah Ketergantungan Terhadap Pasangan

Bahaya yang pertama ketika kamu sudah ketergantungan terhadap pacarmu dalah ketika kamu akan menuruti semua yang dikatakan pasanganmu. Apapun yang dia katakan seakan perintah yang wajib kamu penuhi.

Ini cukup bahaya sih, ketika perintah itu sudah mengarah kepada hal negatif. Kecuali jika memang apa yang seharusnya dilakukan baik untuk keduanya, tidak ada masalah ya.

Intinya secinta apapun kita kepada pasangan jangan membenarkan segalanya. Benarkan jika salah, dan dukung jika benar. Jangan menelan mentah-mentah segala perintah yang dikatakan pasangan. Jika kamu sudah seperti itu, artinya kamu sudah mulai ketergantungan tuh!

2. Hanya peduli dengannya


Ciri Kamu Sudah Ketergantungan Terhadap Pasangan

Ketika kamu sudah tidak memikirkan perasaan orang lain, melainka hanya tentang pasanganmu. Bisa jadi kamu sudah ketergantungan kepadanya.

Misalnya kamu rela membatalkan janji kepada temanmu, atau saudaramu, atau bahkan keluargamu yang sudah berjanji lebih dulu. Hanya untuk menemani kekasihmu yang mendadak ingin jalan. Wah itu sih parah.

Selain itu kamu juga seperti hanya percaya kepada pasanganmu. Hal itu sebenarnya perlu, tapi ketika sudah berlebihan sampai mengambaikan yang lain. Hati-hati deh...

3. Selalu menganggap dia benar


Ciri Kamu Sudah Ketergantungan Terhadap Pasangan

Hal ini bisa terjadi kepada siapa saja. Misalnya orang tua yang terlalu sayang kepada anaknya, saudara yang terlalu sayang terhadap saudaranya, termasuk juga pasangan yang terlalu sayang terhadap pasangannya. Kita bisa membenarkan apa yang sebetulnya tidak benar. Sesalah apapun orang yang disayang itu, kita merasa kalau dia benar.

Ketika kamu sudah ketergantungan kepada pasanganmu, bahkan ketika bertengkar pun kamu akan selalu mengalah. Kamu merasa kalau dia yang benar. Ini sesekali perlu dilakukan, diantaranya supaya tidak menimbulkan masalah yang lebih besar.

Tapi ketika sudah berlebihan, sampai-sampai pasanganmu sudah terbiasa, melakukan apa saja sesukanya karena kamu pasti akan memaafkannya. Itu sih tandanya kamu sudah diperbudak cinta, sehingga selalu membenarkan apa saja yang tidak benar.

4. Berkorban secara materi


Ciri Kamu Sudah Ketergantungan Terhadap Pasangan

Traktir makan? Traktir nonton? Itu masih hal wajar ya untuk pasangan yang sedang menjalin asmara. Tapi ketika kamu sudah ketergantungan terhadap pasanganmu, hal lain yang yang lebih dari itu semua bisa dengan mudah kamu lakukan. Tanpa pertimbangan.

Misalnya membuang-buang uang dengan pasangan untuk hal yang tidak perlu. Atau untuk hal yang hanya untuk kebaikannya. Sehingga kamu tidak memikirkan yang lainnya.

Apalagi jika yang melakukan itu adalah cewek terhadap cowoknya, uh hati-hati saja tuh. Bisa jadi kamu benar-benar sudah menjadi budak cintanya.

5. Merubah pribadimu, meski tidak nyaman dengan hal itu


Ciri Kamu Sudah Ketergantungan Terhadap Pasangan

Yang terakhir, tanda kalau kamu sudah mulai ketergantungan terhadap pasanganmu adalah kamu rela merubah apapun yang tidak disukai pasangamu. Kalau hal ini baik sih tidak masalah ya, tapi sudah berlebihan bahkan malah menjadikan kamu lebih buruk dari aslimu. Itu yang hati-hati.

Tapi faktanya memang begitu. Seruan orang tua sendiri biasanya kalah dengan omongan pasangan. Malah bisa kamu turuti.

Jika masih dalam masa pacaran hal-hal seperti itu sangat tidak perlu. Lebih baik kamu intropeksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik menurutmu, untuk mengundang cinta yang lebih baik pula.

Artikel Terkait

Subscribe Artikel via Email